Bukan Cuma Bangunan Baru, KNMP Ketapang Didorong Jadi Mesin Ekonomi Nelayan

LAMPUNG SELATAN • 04 Nov 2026 15:40 • Admin NA
Bukan Cuma Bangunan Baru, KNMP Ketapang Didorong Jadi Mesin Ekonomi Nelayan

nataragung.id - Ketapang - Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Lampung Selatan diharapkan menjadi titik awal penguatan ekonomi masyarakat pesisir, bukan sekadar menghadirkan fasilitas baru.

Melalui pengelolaan yang profesional dan keterlibatan masyarakat, kawasan tersebut diharapkan mampu berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi yang produktif serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi nelayan.

Pesan tersebut mengemuka dalam Puncak Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan 2026 yang digelar di KNMP Ketapang, Desa Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (4/11/2026).

Momentum tersebut sekaligus menjadi penguatan komitmen pemerintah dalam memastikan pembangunan kawasan nelayan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dalam sambutan Menteri Kelautan dan Perikanan yang disampaikan Kepala Pusat Manajemen Mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Ari Prabowo, KNMP merupakan salah satu program strategis KKP untuk memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.

Program tersebut menjadi bagian dari enam prioritas KKP periode 2025-2029 dalam mendorong pengembangan ekonomi biru.

Puncak Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan tahun ini dilaksanakan serentak di 24 lokasi KNMP di seluruh Indonesia dengan mengusung tema “KKP untuk Kesejahteraan Nelayan”.

Di Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan dipusatkan di KNMP Bandar Agung dan Ketapang, disertai penyaluran berbagai dukungan, mulai dari perlindungan nelayan, sarana usaha perikanan, hingga rehabilitasi ekosistem pesisir.

Ari menyampaikan, keberhasilan KNMP tidak cukup diukur dari tersedianya infrastruktur. Lebih dari itu, kawasan tersebut harus mampu mengintegrasikan berbagai unit usaha perikanan dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui tata kelola yang profesional dan berkelanjutan.

“KNMP bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagaimana kawasan ini menjadi penggerak ekonomi pesisir, mengintegrasikan berbagai unit usaha, dan memastikan kegiatan ekonomi masyarakat berjalan secara berkelanjutan,” demikian pesan Menteri Kelautan dan Perikanan dalam sambutan yang disampaikan Ari.

Ia juga menyebut KNMP Ketapang sebagai salah satu contoh pengembangan kawasan nelayan yang dapat menjadi referensi bagi lokasi lainnya.

Untuk mewujudkannya, diperlukan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, pengelola, dan masyarakat agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal serta memberikan manfaat dalam jangka panjang.


Sejalan dengan hal tersebut, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan KNMP.

Menurutnya, manfaat pembangunan kawasan tersebut sangat ditentukan oleh kemampuan masyarakat dalam mengelola, memanfaatkan, sekaligus merawat fasilitas yang tersedia.

“Kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih ini bisa sangat terasa manfaatnya, itu tergantung kita juga. Bagaimana kita bisa mengelola, bagaimana kita bisa memanfaatkan, dan yang paling penting bagaimana kita bisa menjaga,” ujar Bupati Egi.

Bupati Egi juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kawasan serta memastikan pengelolaannya berjalan secara transparan dan terbuka, termasuk melalui koperasi. Ia menegaskan bahwa fasilitas KNMP merupakan bagian dari penunjang mata pencaharian masyarakat sehingga perlu dijaga sebagai aset bersama.

“Ini adalah tempat kita untuk mencari nafkah. Jangan sampai tempat kita mencari makan kita kotori,” tegasnya.

Melalui momentum Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan 2026, pengembangan KNMP di Lampung Selatan diharapkan semakin berorientasi pada manfaat jangka panjang.

Dengan pengelolaan yang profesional, transparan, dan didukung partisipasi masyarakat, KNMP Ketapang diharapkan tumbuh menjadi kawasan ekonomi pesisir yang produktif sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat nelayan. (mara-kmf)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tinggalkan Komentar

2 + 3 = ?
Berita Terkait